Meningkatkan Traffic Website Tanpa Iklan

Halosis.co.id, Jakarta – Semua orang pasti perlu memulai dari nol, tidak memiliki nama yang dikenal, tidak memiliki koneksi, atau tidak punya dana yang melimpah. Saat ini satu-satunya modal yang dimiliki adalah diri sendiri. Anda perlu bekerja keras dan berani untuk turun ke lapangan.

Jika saat ini Anda baru membuat website atau merintis penjualan produk tertentu, pastinya Anda ingin website dikunjungi customer, tapi sayangnya Anda belum bisa memberikan anggaran iklan untuk meningkatkan traffic. Berikut ini adalah tips untuk meningkatkan traffic website tanpa iklan:

 

Gunakan Nama di Situs Lain

Idealnya Anda menginginkan semua pembeli untuk langsung datang tanpa perantara sehingga Andda mendapat keuntungan seratus persen, tapi jika masih merintis dan pembeli belum mengenal produk Anda, akali dengan menumpang di situs lain yang sudah punya audiens seperti Tokopedia, Amazon, dll untuk memajang produk sekaligus mempromosikan toko. Situs seperti ini sudah memiliki prioritas tinggi di Google sehingga produkmu akan mendapat lebih banyak kesempatan untuk dilihat banyak orang. Setelah lebih dikenal, Anda bisa mulai menggiring customer untuk menggunakan website Anda sendiri.

 

Jangan Hanya Terobsesi Pada SEO

SEO memang penting dan harus selalu diusahakan, tapi tidak boleh hanya mengandalkan SEO dan berharap traffic dapat melonjak tiba-tiba. Dibandingkan fokus untuk menjadi nomor satu, fokuslah  untuk menciptakan konten bagus yang bisa berguna untuk para customer. Lakukan hal ini secara konsisten maka Anda sudah berada di jalur yang benar. Untuk periode awal, fokuslah pada keyword yang panjang untuk mengurngi kompetisi dengan pemain besar.

 

Program Referral

Cara ini bisa membuat produk Anda menjadi viral di masyarakat. Disebut sebagai viralitas mulut ke mulut berinsentif, caranya beragam mulai dari menawarkan kupon diskon produk untuk yang membantu promosi website, misalnya mengajak teman bergabung, share di sosial media, dll. Metode ini memang memerlukan biaya, namun berbeda dengan iklan, Anda tidak perlu mengeluarkan uang di awal. Insentif juga bisa diberikan kepada penguna ketika sudah terjadi pembelian, jadi secara teknis Anda tidak mengeluarkan uang, hanya memotong keuntungan sementara saja.

Related posts:

Spread the love

Leave a Comment